SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN WISMA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY TSUKAMOTO (STUDI KASUS: WISMA WILAYAH TEMBILAHAN-INDRAGIRI HILIR)

Loneli Costaner

Abstract


Kualitas Wisma pada setiap daerah merupakan suatu permasalahan yang sangat penting. Dengan adanya wisma-wisma yang berkualitas daerah inhil akan menunjukan kualitas daerahnya melalui penginapan khususnya wisma. Proses pemilihan wisma terbaik tersebut bukan merupakan hal yang mudah, selama ini di daerah Inhil, pemilihannya dilakukan dengan cara memilih salah satu wisma yang di rekomendasikan oleh wisma itu sendiri, cara pemilihan tersebut tentu memiliki banyak kekurangan terutama dari segi objektifitas serta belum adanya kriteria yang terukur yang digunakan untuk menentukan wisma mana yang akan menjadi wisma terbaik. Berdasarkan hal tersebut diatas Logika fuzzy dapat digunakan untuk memodelkan suatu permasalahan yang matematis, dimana konsep matematis yang mendasari penalaran fuzzy sangat sederhana dan mudah dimengerti. Logika fuzzy merupakan generalisasi dari logika klasik (Crisp Set) yang hanya memiliki dua nilai keanggotaan yaitu 0 dan 1.

 

Kata kunci: Wisma, Logika, Fuzzy

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.32520/stmsi.v4i1.272

Article Metrics

Abstract view : 49 times
PDF - 24 times

DOI (PDF): https://doi.org/10.32520/stmsi.v4i1.272.g136

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.